Serba Serbi Dinamika Negeri Tercinta

November 2, 2012 at 1:47 pm Tinggalkan komentar

BLOOD FOR LIFE
Setetes darah menyelamatkan nyawa

Namun sayangnya Rumah Layanan PMI
Kebanyakan masih cukup memprihatinkan
Karena tidak cukup didanai untuk melayani
Masih banyak pelayan/pejabat publik yang tak peduli
Termasuk anggota DPR/D untuk alokasikan dana cukup
Agar PMI agar dapat lebih banyak dan lebih baik
Dalam menyediakan kebutuhan akan darah

Salah satu tugas kemanusiaan yang sangat mulia

Mari peduli kepada sesama yang butuh darah
Dengan menjadi donor sukarela secara reguler

BUMN katanya jadi SAPI PERAH
Kira-kira siapa saja yang melakukannya ?
Jangan jangan diperah oleh semua kekuatan
Dari yang punya power baik di pemerintah & DPR

Terus susu perahannya siapa yang mengkonsumsi ?

Nggak usah dibuktikan semua juga sudah tahu
Kekuasaan itu bagaikan sebilah  pisau bermata dua

Jika digunakan untuk kebaikan akan sangat bermanfaat
Seperti Bp Jokowi ketika bertugas di Surakarta
Dan mudah mudahan dilanjutkan di DKI Jakarta

Jika digunakan untuk keburukan hasilnya luar biasa
Balita gizi buruk , jalan antar desa yang buruk
Banjir dan kekeringan dimana mana
Bentrokan & tawuran ada dimana mana
Dan korupsi semakin fokus menjarah APBN/D
Narkoba dan alkohol beredar dimana mana
Teroris terus menerus ada meski terus ada penangkapan

Negeri yang terkoyak

Baru saja peringatan Sumpah Pemuda berakhir
Katanya Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa; Indonesia

Namun terjadi lagi bentrokan di Lampung
Bentrokan juga terjadi di Palu, Sulawesi Tengah dll

Dimana peran pemerintah mewujudkan Pancasila
Bentrokan yang berujung maut jelas bertentangan
Dengan sila pertama, kedua maupun ketiga
Sudah terlalu banyak korban rakyat mati sia-sia

Jangan lagi hanya berpidato, prihatin dan menghimbau
Ambil tindakan sesuai hukum, pelajari masalahnya
Dan ambil tindakan kongkrit yang holistik

Saatnya pemerintah & polisi cari solusi terbaik,
Bukan hanya bikin emosi rakyat yang hidup sulit
Karena lapangan kerja yang sangat terbatas
Dan cari uang untuk keluarga yang tidak gampang

Boros untuk layanan public = Korupsi???

Katanya Dahlan Iskan boros 37 trilyun karena pakai BBM
Karena tidak tersedia gas pada saat menjabat Dirut PLN
Dan DPR bergerak cepat memanggil untuk klarifikasi

Kalau subsidi BBM ratusan trilyun lebih di APBN dan disetujui DPR
apakah termasuk kategori pemborosan apa bukan ya ?

Kalau DPR hanya sedikit menghasilkan undang-undang
Dengan wakilnya yang duduk sebanyak 560 orang
Dan korupsi terus saja terjadi di pemerintah & oleh oknum DPR
Dan salah satu fungsi DPR adalah mengawasi penggunaan budget APBN
Padahal gaji anggota DPR lebih dari 50 juta rupiah per orang/bulan
apakah termasuk kategori pemborosan atau ,,,,………………..?

Kalau Jokowi turba dan “jalan jalan” di DKI
Dianggap pemborosan waktu dan tidak pantas
Apakah pemimpin yang “duduk manis” di belakang meja
dianggap efektip dan efisien ?????????????????

Bingung, bingung ku memikirnya (sambil melagukan lagu “perdamaian”)

Membuang sampah sembarangan, masihkah terjadi ?

Sampah dapat jadi petaka namun bisa jadi berkah
Dibuang sembarangan, bikin kotor, bau dan penyakit
Bikin mampet got,selokan dan sungai shg banjir
Saatnya tidak lagi buang sampah sembarangan

Mulai dari keteladanan langsung orang tuanya
Diajarkan dan ditularkan pada anak sejak usia dini
Untuk disiplin dan tertib dlm membuang sampah ditempatnya
Atau langkah sederhana dalam mengelola sampah
Pisah dan pilah lalu dimanfaatkan dengan baik
Untuk dibuat pupuk organik dan berbagai kerajinan
Ingat prinsip ; Reduce, reuse, recycle dan …………….
Pola hidup bersih & sehat, jauh dari kesan jorok dan bau
Terlihat hidup lebih bermartabat dan lebih beradab

Pelecehan seksual masih terus terjadi???

Model penabrak 7 orang yang bikin heboh
Katanya ‘diamankan” oleh polisi
Ternyata dalam keadaan linglung
Justru diambil foto seronoknya
Dalam lingkungan kantor polisi
Dan sudah tersebar di dunia maya

Selain bentuk pelecehan dan ekspoitasi seksual
Makna kata ‘diamankan” artinya apa?
Koq justru jadi tidak aman untuk dirinya ?
Banyak kasus, ketika tersangka diamankan
Yang terjadi justru jadi babak belur
Atau bahkan meninggal di tahanan

Pemimpin merakyat

Jokowi & Ahok di hari pertama menunjukkan diri sbg pemimpin
Datang pagi-pagi, rapat secara cepat dan terbatas
Turun ke bawah langsung ke lapangan lihat fakta
Langsung aksi perintah kepada Kadis-Kadis terkait
Untuk cari solusi dan langsung aksi nyata di lapangan

Coba kalau pemimpin negeri ini juga melakukan
Hal yang sama dengan Jokowi dan Dahlan Iskan
Pasti negeri ini akan cepat berubah menjadi lebih baik
Melayani, melayani dan melayani rakyat kecil
Kerja, kerja, untuk kebaikan rakyat yang lama menderita
Saatnya “Ora et labora”, satunya kata dan perbuatan
Bukan dengan konferensi pers dan pencitraan diri

DPR dan JOKOWI

DPR dipilih langsung oleh rakyat
Dan mengaku mewakili aspirasi rakyat
Tapi sungguh tak terlihat merakyat

Jokowi & Ahok dipilih langsung oleh rakyat
Dan tindakannya benar-benar merakyat

Apa ada yang salah dengan DPR?
Koq tak terlihat bersama rakyat
Namun justru terlihat elitis & borjuis
Meski sama-sama ada di ibu kota Jakarta

SAVE KPK

Universitas Gadjah Mada (UGM) akan mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kisruh Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu UGM beserta elemen LSM di Yogyakarta, akan turun ke jalan.(detik.com)

Saatnya kebenaran ditegakkan dan suara rakyat didengar
Saatnya Indonesia dipimpin pemimpin yang amanah
Saatnya uang dan mafia tidak lagi berkuasa di negeri ini
Saatnya rakyat turun menyuarakan aspirasinya & kegeramannya
Terhadap para pemimpin negeri yang tidak lagi pantas memimpin

Himbauan normatif bukan solusi

Kalau kita amati di media sekarang ini
Banyak pejabat publik yang suka menghimbau
Himbauan yang bersifat sangat normatif
Mulai dari Presiden, Kapolri sampai anggota DPR

Contoh, Ketua Komisi III DPR menghimbau
Polri dan KPK agar bersinergi memberantas korupsi

Stop himbauan normatif, kita butuh langkah nyata
Saatnya pemimpin didepan untuk memberi teladan
Satunya kata dan perbuatan yang ditunggu rakyat
“Saya akan memimpin di garda depan pemberantasan korupsi” kata Presiden

Quo vadis DPR?

Setiap ada masalah terjadi, baru kemudian DPR panggil ybs
Ketika ada kecelakaan kapal KMP , baru DPR panggil Menhub
Kenapa DPR tidak lebih mengupayakan tindakan preventip
Awasi pelaksanaan regulasi, perbaiki regulasi yang tidak pas
Setujui penambahan budget/dana angggaran untuk layanan publik
Awasi penggunaaan anggaran publik sehingga tidak bocor
Kontrol layanan publik yang dilakukan pemerintah
Awasi penerapan keadilan oleh penegak hukum kita

Jangan hanya pandai memberi tanda bintang untuk gedung KPK
Atau pura pura sibuk me-revisi UU KPK yang sudah berjalan baik
Supaya terlihat DPR bekerja, atau jangan2 hanya karena takut dicokok KPK
Panggil menteri menteri -menteri yang tidak becus dan tidak terlihat kinerjanya
Atau kalau perlu panggil Presiden (coba kalau berani) untuk kasus Century
Dan kasus Simulator yang membuat kedua institusi negara berkelahi
Atau bersandiwara di tayangan TV supaya terlihat seperti selebritis

Rakyat sudah capek dan muak dengan kehidupan yang sulit
Kenapa layanan publik untuk rakyat justru semakin mahal
Contoh KRL yang naik harga tiketnya, namun layanannya payah
Harusnya semakin lama rakyat semakin mudah hidupnya.
Seperti prestasi PT KAI yang semakin menghargai penumpang
Dengan sistem satu kursi untuk satu tiket dan gerbong ber-AC

Entry filed under: Sosial. Tags: .

“Jokowi effect” , spirit dan “sumpah baru” untuk PEMUDA Indonesia Melakukan donor darah, benarkah kita merugi untuk berbagi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

November 2012
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Tamu Adikarsa

  • 49,101 pengunjung

Klik tertinggi

  • Tak ada

%d blogger menyukai ini: