Dicari, PRESIDEN Republik Indonesia yang merakyat, nasionalis dan visioner

Maret 8, 2014 at 11:22 am Tinggalkan komentar

Pelaksanaan PEMILU yang dilanjutkan dengan pemilihan PRESIDEN sudah semakin mendekat di tahun politik yang sangat menentukan arah bangsa dan negeri kita tercinta Indonesia. Hiruk pikuk dan gonjang ganjing politik telah mewarnai kehidupan keseharian kita, karena momen penting Pemilu dan Pemilihan Presiden diharapkan mampu membawa perubahan besar bagi rakyat jelata, apalagi pemberitaan media massa yang gencar memberitakan mengenai tertangkapnya para koruptor oleh KPK dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan legiislatip (DPR/DPRD), eksekutip (para bupati dan gubernur serta bawahannya), juga dikalangan yudikatip(tertangkap tangannya beberapa hakim dan mantan Ketua MK Akil Mochtar) telah membuat rakyat semakin marah, geram dan muak dengan para pemimpin nasional yang menjadikan panggung politik nasional penuh dengan sandiwara dan pencitraan.

Saatnya rakyat menunjukkan keberdaulatannya sebagai pemilik republik ini dengan memperlihatkan sikap yang cerdas untuk tidak lagi salah dalam memilih pemimpin terutama pimpinan nasional yakni Presiden.

Pemimpin yang sederhana & melayani

Di era demokrasi yang semakin transparan karena semakin berfungsinya kontrol oleh berbagai komponen bangsa terutama oleh kalangan pers, maka tipikal pemimpin yang selalu jaga image (jaim), dikawal ketat oleh banyak ajudan, dibawakan tasnya, dibukakan pintu mobilnya, bersikap angkuh/arogan dll sudah mulai ditinggalkan dan tidak lagi disukai oleh rakyat.

Kebiasaan para pemimpin yang suka berpidato penuh retorika tanpa ditindak lanjuti dengan perbuatan nyata sudah tidak menarik lagi, demikian pula pemimpin yang hanya lebih banyak duduk di belakang meja dengan ruangan ber AC dan fasilitas yang wah dan mewah sudah mulai ditinggalkan oleh rakyat yang memilihnya.

Saat ini rakyat kebanyakan lebih menyukai tipikal pemimpin yang suka melayani dengan jalan turun ke bawah, hadir di tengah masyarakat dengan jalan melakukan blusukan untuk mendengar secara langsung permasalahan yang ada dan bertatap muka dengan rakyat yang dilayaninya, berpenampilan sederhana dan seadanya tanpa pernak pernik yang gemerlap dengan sepatu yang mengkilat, jam tangan, dasi  yang mewah,dan berani langsung mengambil tindakan nyata untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi rakyatnya. Rakyat saat ini lebih menyukai pemimpin yang mau mendengarkan keluhan rakyatnya tidak hanya dengan telinga namun terlebih dengan hati yang tulus dan bukan sekedar seremonial saja, pemimpin yang mau berempati pada penderitaan rakyatnya, pemimpin yang dengan penuh kerelaan untuk menyediakan waktu, tenaga, pikiran demi kemajuan bangsa dan negara adalah sosok yang dirindukan di tengah lemahnya kepemimpinan nasional saat ini .

Pemimpin yang jujur, tegas & berkarakter.

Rakyat saat ini merindukan pemimpin yang meskipun raganya terlihat lemah, namun sangat tegas dalam bersikap,mempunyai pendirian yang kuat dan berkarakter yang ditandai dengan sikapnya yang penuh dengan kejujuran, berani melawan mafia para koruptor yang ada dengan jalan menggandeng dan menjalin kerja sama dengan KPK untuk secara sungguh menyatakan perang terhadap korupsi dan bukan dengan hanya beriklan “Katakan tidak pada korupsi”. Pemimpin yang jujur, tegas dan berkarakter sangatlah dirindukan karena ditengah maraknya para koruptor beraksi & bereaksi, kita sangat membutuhkan pemimpin yang meneladani dalam kesehariannya untuk tidak melakukan korupsi dengan jalan bersikap jujur, memperbaiki sistem layanan publik yang ada sehingga mampu menutup celah untuk melakukan korupsi dalam segala bentuknya seperti membangun sistem layanan  publik yang aman, murah,mudah dan cepat ( sistem online dll),sehingga  rakyat dapat memperoleh layanan prima,dan jika memungkinkan digratiskan tanpa pungutan biaya alias terbebas dari pungli.

Pemimpin yang diharapkan adalah pemimpin yang bukan hanya seorang pemimpi, tetapi pemimpin yang mampu mewujudkan layanan publik yang mendasar seperti untuk biaya pendidikan,kesehatan secara gratis maupun subsidi untuk membangun rumah tinggal yang layak dll.

Pemimpin yang nasionalis, visioner & berdikari

Rakyat saat ini sedang memburu figur pemimpin yang nasionalis ditengah kondisi bangsa yang dicabik cabik dengan isu SARA dan paham sektarian yang semakin mengganas serta memudarnya sikap pluralis sepeninggal Gus Dur sebagai Bapak maupun Guru Bangsa serta sebagai tokoh pluralis. Konflik yang sebenarnya hanya disebabkan oleh perbedaan keyakinan, suku,ras dan kesenjangan ekonomi serta kurangnya membangun rasa sebagai sebuah bangsa, juga karena kurang tegasnya aparat negara sehingga menimbulkan korban nyawa yang tidak sedikit dan mati sia sia.

Pemimpin nasionalis yang dimaksud bukan yang suka memilih jalan penyelesaian dengan kekerasan senjata, melainkan yang mampu mengatakan “TIDAK” pada bangsa lain karena pertimbangan kepentingan nasional yang harus lebih diutamakan, yang tidak mau tunduk pada kepentingan para pemodal baik dalam negeri maupun pemodal asing, yang lebih memilih mensejahterakan rakyatnya melalui kemandirian bangsa di segala bidang baik energy, otomotip,persenjataan,telekomunikasi dan bidang strategis lainnya demi keamanan, kewibawaan dan kedaulatan bangsa.

Saatnya dicari pemimpin yang tidak lagi membiarkan terjadinya perdagangan manusia (human trafficking), yang tidak lagi mau mengirim para TKI/TKW untuk berangkat ke luar negeri dengan hanya bermodalkan tenaga namun kedepan harus bermodalkan ketrampilan dan pendidikan yang cukup sehingga menjadi profesioal bukan hanya menjadi pembantu rumah tangga semata yang sering diperlakukan sebagai budak dan tidak manusiawi.

Pemimpin yang dirindukan saat ini adalah pemimpin yang visioner yang mampu mengolah kekayaan alam Indonesia oleh tenaga terdidik bangsa sendiri, yang berani melakukan nasionalisasi di bidang pertambangan, perkebunan, pengelolaan air, melakukan reforma agraria, dll sehingga kemakmuran rakyat yang dicita citakan para pendiri bangsa dapat segera terwujud.

Pemimpin viisioner merupakan dambaan karena kita selama ini sudah sering di olok olok  oleh bangsa lain seperti Malaysia, Singapura dan juga telah dikuasai oleh negara lain dalam pengelolaan sektor pertambangan dalam hal ini terutama oleh Amerika dan Inggris.

Pemimpin visioner yang diharapkan adalah pemimpin yang sangat menyadari bahwa bahaya korupsi sebagai kejahatan luar biasa yang harus diberantas dengan “jalan yang tidak biasa “seperti adanya KPK sehingga terus memperkuat peran KPK untuk membantu pihak kepolisian dan kejaksaan dalam menangani kasus korupsi di daerah dan terlebih menghancurkan para mafia hukum yang tengah meraja lela.

Pemimpin yang diharapkan ke depan mampu bertindak tegas, memperbaiki sistem peradilan secara sistemik dengan menempatkan aparat penegak hukum yang berintegritas, berani, jujur dan mampu menegakkan keadilan melalui jalur hukum meskipun langit akan runtuh.

Pemimpin visioner adalah pemimpin yang mampu melihat bahaya peredaran narkotika yang biadab dan juga mampu membabat habis jaringan pengedar sampai ke bandar narkoba besar baik di dalam negeri maupun yang ada di negara lain. Pemimpin yang berani menghukum seumur hidup tanpa remisi dan grasi para pengedar narkoba, dan yang mampu merehabilitasi para pengguna narkoba sebagai korban, dan bukan justru menghukumnya namun menyembuhkan para pecandu narkoba.

Pemimpin visioner adalah pemimpin yang mampu mengurangi aksi terorisme dengan pendekatan integral, bukan hanya sekedar menangkapi para teroris namun mampu melihat akar permasalahan sebenarnya yakni adanya pemahaman agama yang salah dan ketidak adilan di berbagai bidang yang meraja lela di negeri ini.

Pemimpin visioner yang dicari rakyat adalah pemimpin yang menjadikan pelestarian lingkungan hidup sebagai dasar kebijakan pembangunan nasional dan fokus mewujudkan pembangunan berkelanjutan berdasar kelestarian lingkungan. Pemimpin yang mampu menjaga hutan dan segala isinya terutama penduduk aslinya, menjaga mata air, mengurangi pencemaran (air, udara, tanah dll) sehingga bencana banjir, kekeringan, kabut asap, longsor, keracunan limbah berbahaya seperti logam berat dll dapat terhindarkan.

Pemimpin visioner yang diharapkan mampu membawa Indonesia lebih bermartabat,berjaya, makmur, adil dan yang mampu menyiapkan generasi mendatang sebagai generasi unggul dalam segala bidang yang terus ditopang oleh daya dukung alam yang lestari.

Entry filed under: Politik. Tags: .

Gonjang ganjing iklim politik di tahun politik negeri ini, masihkah derita dan jeritan rakyat bawah didengarkan, wahai para politisi dan pejabat ? Menjadikan petani kakao Flores sebagai pembisnis unggul sekaligus pemain dalam pasar kakao modern yang inklusip (Inclusive Modern Market/IMM).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Maret 2014
S S R K J S M
« Jan   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Tamu Adikarsa

  • 49,101 pengunjung

Klik tertinggi

  • Tak ada

%d blogger menyukai ini: